Skip to main
  • Blog
  • Panduan Isolasi Mandiri COVID

Panduan Isolasi Mandiri COVID

Disusun oleh: Tim Medis Klinik Pintar IDI

...

Saya tidak enak badan, apakah karena COVID?

Jika Anda mengalami tidak enak badan, bukan berarti Anda pasti terkena COVID. Namun, jika kondisi didampingi dengan gejala-gejala di bawah ini, kemungkinan Anda telah terinfeksi.

Gejala COVID:

  • Mendadak demam dengan suhu lebih dari sama dengan 38°C disertai batuk
  • Terdapat tiga atau lebih gejala akut berikut:
    • Demam dalam beberapa hari terakhir
    • Batuk
    • Kelelahan (fatigue)
    • Sakit kepala
    • Nyeri otot (mialgia)
    • Nyeri tenggorokan
    • Pilek/hidung tersumbat
    • Sesak nafas
    • Nafsu makan menurun/mual/muntah Diare
  • Mengalami penurunan kesadaran (meracau, pingsan) pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala
  • Tinggal atau bekerja di tempat berisiko tinggi penularan

...

Apa yang harus saya lakukan jika mengalami gejala?

  • Lakukan tes COVID
    Cukup lakukan 1x tes (baik Antigen atau PCR) jika hasil positif disertai gejala.
  • Hasil tes COVID tergantung pada jarak dari waktu terpapar dan muncul gejala
    • Tes Swab Antigen sebaiknya dilakukan di hari ke-7 setelah muncul gejala atau setelah terpapar
    • Tes Swab PCR sebaiknya dilakukan di hari ke-7 setelah muncul gejala atau setelah terpapar
    • Pastikan pemeriksaan tepat waktu agar hasil tidak bias dan tidak rancu (false negative/positive)

...

Saya positif COVID, apa yang harus dilakukan?

  • Tidak perlu panik
    Tetap tenang dan tetap di rumah
  • Jika tanpa gejala:
    Anda diperbolehkan isolasi mandiri (isoman) di rumah
  • Jika mengalami gejala:
    Segera konsultasi ke dokter untuk menentukan apakah kondisi Anda aman untuk melakukan isoman

...

Apakah saya perlu ke dokter?

Segera konsultasi ke dokter (online/ke faskes) jika:

  • Jika tanpa gejala atau gejala ringan
  • Jika saturasi oksigen ≤ 94 atau demam tinggi berkelanjutan

...

Apa alat yang harus saya miliki saat isoman?

  • Termometer
    Untuk mengukur suhu tubuh
  • Pulse Oximeter
    Untuk mengukur kadar oksigen dalam darah

...

Apa yang perlu saya cek selama isoman?

  • Cek nadi
    • Raba nadi di pergelangan tangan dengan 3 jari
    • Hitung denyut nadi selama 60 detik
    • Nadi normal berkisar 60 - 100 kali/menit, jika <100 dan ritme nadi tidak teratur maka mungkin ada masalah
  • Cek tensi
    • Jika ada, gunakan alat tensi digital
    • Tensi normal berkisar 110 - 130/ 60 - 80 mmHg
    • Jika tensi rendah atau tinggi, segera catat dan konsultasikan ke dokter
  • Cek suhu
    • Suhu normal berkisar antara 36,5 - 37,5 C
    • Konsultasikan ke dokter jika suhu tubuh di atas normal
  • Cek nafas
    • Hitung berapa kali Anda bernafas secara normal dalam 1 menit
    • Rata-rata nafas normal adalah 12-20 kali per menit
    • Konsultasikan ke dokter jika frekuensi nafas di atas atau di bawah nilai normal
  • Cek saturasi
    • Jika level saturasi oksigen 95-100, maka kondisi Anda baik
    • Jika level saturasi oksigen 93-94, segera berbaring untuk meningkatkan kadar oksigen
    • Jika level saturasi oksigen <92, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan

...

Saya diperbolehkan isoman, apa yang harus saya lakukan?

Persiapan Sebelum Isoman:

  • Segera lapor
    • Lapor ke petugas RT/RW
      Infokan via telepon atau WhatsApp bahwa Anda terkonfirmasi positif COVID dan akan melakukan isolasi mandiri di rumah
    • Lapor ke kantor
      Jika Anda adalah pekerja dan pernah melakukan kontak erat dengan rekan kantor setelah muncul gejala COVID, lapor ke kantor agar dilakukan tracing dan penyemprotan desinfektan di wilayah kantor
  • Persediaan bahan pokok
    Sediakan makanan, vitamin, obat, dan kebutuhan pokok lain untuk durasi 14 hari
  • Persiapkan kamar isolasi
    • Pisahkan kamar dengan anggota keluarga lain
    • Jika memungkinkan, pisahkan kamar mandi atau area isoman Anda dengan area keluarga
    • Desinfeksi rumah terutama area bersama seperti ruang keluarga
    • Ganti sprei tempat tidur dan handuk
    • Gunakan alat makan, minum, dan mandi pribadi

Protokol Selama Isoman:

  • Kontrol secara rutin setiap hari oleh perawat dan dokter dari melalui Klinik Pintar Telemedis
  • Selalu menggunakan masker jika harus keluar kamar dan saat harus berinteraksi dengan keluarga
  • Jaga jarak saat beraktivitas satu ruangan dengan orang lain
  • Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer sesering mungkin
  • Menerapkan etika batuk yang benar
  • Tidak bepergian dan menerima tamu
  • Segera mencuci alat makan dan minum setelah pemakaian
  • Pisahkan pakaian kotor dalam kantong plastik atau wadah tertutup (terpisah dari pakaian keluarga), dan segera cuci
  • Segera lapor petugas jika muncul gejala atau semakin parah
  • Orang yang merawat Anda harus menerapkan prokes 3M

...

Aktivitas Harian Selama Isoman

  • Lakukan ini selama isoman
    • Lakukan pemantauan fisik 2x sehari (pagi dan malam)
    • Cek suhu tubuh menggunakan Termometer
    • Cek kadar oksigen menggunakan Pulse Oximeter
    • Pengecekan gejala
    • Segera konsultasi dokter jika terjadi:
      • Peningkatan suhu tubuh > 38°C
      • Penurunan kadar oksigen < 90%
      • Timbul gejala berat seperti sesak nafas
    • Tetap olahraga ringan di kamar
    • Rutin berjemur matahari di pagi hari sebelum pukul 09.00 atau setelah pukul 15.00, dengan durasi minimal 10-15 menit
    • Konsumsi makanan bergizi dan vitamin
  • Area di dalam rumah:
    • Pastikan kamar mendapat cahaya dan udara yang cukup dengan membuka jendela secara berkala
    • Pakai masker saat membersihkan kamar, atau jika ada, gunakan sarung tangan dan goggle
    • Bersihkan kamar setiap hari dengan desinfektan
  • Bagi keluarga di rumah:
    • Bagi anggota keluarga yang berkontak erat dengan Anda, sebaiknya segera periksakan diri ke Puskesmas, klinik, atau rumah sakit
    • Anggota keluarga harus senantiasa pakai masker Jaga jarak min. 1 meter dan rajin mencuci tangan
    • Hindari menyentuh daerah wajah jika tangan kotor
    • Lakukan desinfeksi rutin pada area rumah atau permukaan yang sering disentuh bersama, seperti gagang pintu atau keran air

...

Apa saja panduan merawat pasien COVID?

  • Pastikan Anda dalam kondisi sehat
    dan tidak memiliki riwayat penyakit kronis
  • Siapkan kontak dokter atau rumah sakit
    • Memakai APD (Alat Pelindung Diri)
    • Masker double (kombinasi masker medis dilapisi masker kain)
    • Sarung tangan
    • Gown atau skort medis (jika ada)
  • Selalu cuci tangan saat:
    • Sebelum dan setelah menyentuh pasien
    • Setelah terpapar benda atau cairan dari pasien
  • Selalu ganti pakaian setelah kontak dengan pasien
  • Jangan masuk ke dalam kamar area isoman
  • Segera ganti pakaian setelah kontak dengan penyintas

...

Saya Ibu yang positif COVID. Apa yang harus saya lakukan?

  • Jika Anda Ibu menyusui:
    • Boleh menyusui anak, tapi harus menggunakan masker dobel dan menjaga kebersihan diri
    • Pastikan Anda tidak batuk atau berbicara untuk menghindari droplet
    • Selimuti anak agar lebih aman
  • Jika Anda masih mengurus balita/anak kecil:
    • Hubungi anggota keluarga terdekat agar pengurusan anak diambil alih untuk sementara, terutama jika suami Anda juga positif COVID
    • Berdasarkan rekomendasi dokter Anak, Ibu yang terpapar COVID sedangkan bayi masih menyusui, maka Anda dapat terus bersama bayi memberikan kebutuhan hariannya dengan tetap menggunakan masker
    • Jika Bayi diduga terpapar COVID, maka tidak perlu dilakukan pemeriksaan swab PCR. Tapi, tetap dipantau gejala yang timbul pada bayi.
    • Jika anak mengalami gejala seperti tinja encer, dan diare, maka segera konsultasi ke dokter anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat

...

Vitamin atau obat apa yang perlu dikonsumsi saat isoman?

  • Sesuai panduan yang dibuat oleh pemerintah, selama isoman pastikan Anda mendapatkan asupan vitamin yang cukup, yaitu:
    • Vitamin D3 dengan dosis 1000 - 2500 IU per hari
    • Vitamin C dengan dosis 600 - 1000 mg per hari
    • Zinc dan vitamin E
  • Vitamin-vitamin tersebut banyak tersedia di pasaran dengan beragam merk. Apapun merknya pastikan tepat dalam menggunakan dosis harian
  • Untuk konsumsi obat, sesuaikan jenis obat dengan gejala yang timbul dan sesuaikan dengan kondisi ringan atau beratnya penyakit. - Karena itu, Anda perlu melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan resep obat yang sesuai dengan kondisi yang dialami.

...

Kapan saya bisa mengakhiri isoman?

  • Jika Tanpa Gejala
    Isoman bisa diakhiri setelah 10 hari dari waktu terkonfirmasi positif (jika sudah tanpa gejala)
  • Jika Masih Bergejala
    Setelah 10 hari dari waktu muncul gejala pertama kali, ditambah 3 hari bebas gejala

...

Apakah perlu tes ulang setelah isoman?

Tidak perlu dilakukan tes ulang