Skip to main
  • Blog
  • 5 Penyakit Ini Rentan Menyerang Wanita, Cegah dengan Lakukan Tes Kesehatan Rutin

5 Penyakit Ini Rentan Menyerang Wanita, Cegah dengan Lakukan Tes Kesehatan Rutin

Tag: Kesehatan

Ada beberapa kondisi kesehatan yang rentan menyerang wanita dibandingkan dengan pria. Beberapa penyakit ini dapat menyerang wanita usia remaja hingga dewasa.

Kendati demikian, Sahabat Pintar dapat melakukan pencegahan dengan melakukan tes kesehatan wanita. Berikut kelima penyakit wanita yang harus diketahui.

Lima Penyakit yang Rentan Menyerang Wanita

Berikut beberapa penyakit yang dapat dialami oleh wanita:

1. Kanker Payudara

Melansir laman SehatNegeriku Kementerian Kesehatan Indonesia, kanker payudara menjadi penyakit yang rentan menyerang wanita dengan jumlah kasus terbanyak.

Menurut data Globocan, pada tahun 2020, di Indonesia terdapat 68.858 jumlah kasus kanker payudara baru dari total 396.914 kasus. Jumlah kematian akibat kanker payudara juga tinggi, yakni mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus.

Dikutip dari Center for Disease Control and Prevention (CDC), faktor risiko kanker payudara dapat meningkat seiring bertambahnya usia. Selain itu, wanita yang mewarisi mutasi gen tertentu, seperti gen BRCA1 dan BRCA2, berisiko lebih tinggi terkena kanker payudara serta kanker ovarium.

Perlu diketahui, sekitar 43 persen kematian akibat kanker payudara dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dini dan menghindari faktor penyebab kanker.

2. Kanker Serviks

Kanker serviks menempati peringkat kedua penyakit kanker yang rentan menyerang wanita. Masih menurut laporan Globocan, terdapat 36.633 kasus kanker serviks baru pada tahun 2020. Faktor risiko kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Virus ini dapat ditularkan saat berhubungan seks. Selain itu, gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.

3. Osteoporosis

Osteoporosis adalah kondisi yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang. Ketika massa tulang menurun, tulang menjadi mudah rapuh, retak, atau patah.

Wanita pascamenopause berisiko tinggi mengalami patah tulang yang berhubungan dengan osteoporosis. Mengonsumsi obat-obatan tertentu dan menopause dini juga dapat meningkatkan risiko wanita mengalami osteoporosis.

4. Stroke

Ada beberapa alasan khusus mengapa stroke lebih rentan dialami wanita. Setelah menopause, kadar hormon di dalam tubuh wanita berubah.

Beberapa hormon yang tidak seimbang setelah menopause dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi adalah faktor risiko stroke yang paling besar.

Selain itu, perubahan hormon setelah menopause berisiko meningkatkan kadar kolesterol tinggi. Kadar kolesterol tinggi yang tidak diobati dengan tepat dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

5. Penyakit Menular Seksual

Wanita rentan terkena penyakit menular seksual, seperti klamidia, gonore, sifilis, trikomoniasis, dan human immunodeficiency virus (HIV).

Dilansir dari HealthGrades, para ahli percaya bahwa area vagina seperti bagian vulva dan labia yang terbuka lebar menyebabkan infeksi menular seksual rentan terjadi

Sedangkan pria memiliki kulit yang menutupi penis dan hal itu membantu melindungi dari beberapa penyakit menular seksual.

Cegah Dengan Melakukan Pemeriksaan Rutin

Kelima penyakit wanita di atas pada dasarnya dapat dicegah dengan melakukan tes atau pemeriksaan kesehatan dini. Salah satu cara mendeteksi kelima penyakit tersebut dengan tes darah.

Menurut National Cancer Institute, tes darah dapat menjadi cara mengidentifikasi kanker. Hal ini dapat dilakukan, bahkan bila wanita tidak memiliki riwayat atau gejala kanker.

Selain itu, sampel darah juga dapat diambil untuk mengukur kadar kolesterol dalam darah. Apabila kadar kolesterol terlampau tinggi, dokter dapat melakukan pencegahan supaya tidak terjadi stroke.

Pemeriksaan kadar mineral seperti kalsium dan osteocalcin di dalam darah dapat mengidentifikasi tanda-tanda osteoporosis. Tak lupa, tes darah dengan mengidentifikasi antibodi virus juga dapat mendeteksi penyakit menular seksual.

Sebagai pencegahan, Sahabat Pintar wanita berusia 15 hingga 40 tahun lebih dianjurkan melakukan tes atau pemeriksaan kesehatan dini di laboratorium atau rumah sakit terdekat.

Sumber:

  • US Department Health and Human Service. 2022. What health issues or conditions affect women differently than men?
  • Kementerian Kesehatan Indonesia. 2022. Kanker Payudara Paling Banyak di Indonesia, Kemenkes Targetkan Pemerataan Layanan Kesehatan
  • Center for Disease Control and Prevention. 2022. What Are the Risk Factors for Breast Cancer?
  • Kementerian Kesehatan Indonesia. 2022. Infodatin Osteoporosis
  • VeryWell Health. 2022. STIs Detected by Blood Tests
  • John Hopkins Medicine. 2022. Menopause and the Cardiovascular System
  • HealthGrades. 2022. Why Women Are More at Risk for STDs?
  • National Cancer Institute. 2022. Study Examines Whether Blood Test Can Identify Early Cancers

Layanan Terkait

Lihat Semua
Woman Health Screening (WHS)

Woman Health Screening (WHS)

Dilakukan di klinik di Klinik
Mulai dari

Rp 1.310.000