Skip to main
  • Blog
  • 5 Bahaya Kekurangan Vitamin D Pada Lansia

5 Bahaya Kekurangan Vitamin D Pada Lansia

Tag: Kesehatan

Orang lanjut usia (lansia) rentan mengalami berbagai masalah kesehatan. Salah satu kondisi kesehatan yang kerap dijumpai lansia adalah defisiensi atau kekurangan vitamin D.

Tanda-tanda kekurangan vitamin D tidak dapat diketahui atau dirasakan secara signifikan. Di antaranya, lansia rentan mengalami patah tulang dan mudah lupa. Ketahui apa saja bahaya kekurangan vitamin D pada lansia di sini.

Efek Samping Kekurangan Vitamin D

1. Otot Jadi Lemah

Kekurangan vitamin D berhubungan erat dengan kondisi otot yang lemah. Ketika kekurangan vitamin D, lansia cenderung dapat kesulitan untuk berdiri dan menaiki tangga, bahkan terasa berat untuk menggerakan kaki.

Asupan vitamin D diperlukan untuk membantu dan mengatur penyerapan kalsium. Kombinasi vitamin D dan kalsium juga dapat menjaga kekuatan tulang, otot dan gigi.

Saat mengalami otot dan tulang yang lemah, lansia berisiko terjatuh, mengalami patah tulang, dan hal ini bisa berakibat fatal.

2. Mood Gampang Berubah

Vitamin D akan diubah tubuh menjadi hormon aktif, yakni kalsitriol. Vitamin D yang telah diubah menjadi kalsitriol dapat membantu mengatur fungsi kekebalan tubuh dan pelepasan neurotransmitter di otak (dopamin dan serotonin) yang memengaruhi suasana hati.

Oleh karena itu, kekurangan vitamin D turut berdampak terhadap rendahnya kadar dopamin dan serotonin di otak. Akibatnya, lansia dapat mudah marah dan suasana hati (mood) jadi tidak stabil.

3. Kemampuan Kognitif (Berpikir) Menurun

Penelitian yang dipublikasi Journal of Aging Research tahun 2020 menunjukkan kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan risiko gangguan kesehatan mental seperti skizofrenia dan depresi.

Lansia yang sering merasa tidak bersemangat dan kelelahan, kemungkinan mengalami kekurangan vitamin D.

Selain itu, kadar vitamin D rendah dapat menyebabkan penurunan kognitif atau berpikir. Ketika fungsi kognitif menurun, lansia berisiko terkena penyakit Alzheimer dan bentuk demensia lainnya.

4. Berat Badan Bertambah

Vitamin D memainkan peran penting dalam mengatur nafsu makan dan berat badan. Studi dari Journal of Women’s Health tahun 2012 menunjukkan kadar vitamin D rendah pada lansia wanita dikaitkan dengan kondisi obesitas atau risiko bertambahnya berat badan berat.

Pasalnya, vitamin D dipercaya dapat mengontrol kadar leptin hormon yang menghambat rasa lapar dan mengurangi penyimpanan lemak) dalam tubuh.

Apabila kekurangan vitamin D, sinyal-sinyal hormon ke otak dapat terganggu dan tubuh tidak tahu kapan harus berhenti makan. Ini bisa membuat orang makan berlebihan dan menambah berat badan.

5. Kelelahan

Banyak orang lanjut usia gampang lelah. Hal itu mungkin disebabkan oleh kondisi kekurangan vitamin D.

Sebab, kadar vitamin D rendah dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri di sekitar bahu, panggul, tulang rusuk, dan punggung bagian bawah. Menahan rasa nyeri dapat membuat energi lansia terkuras dan akhirnya kelelahan.

Lansia Dapat Melakukan Pemeriksaan Vitamin D

Orang lanjut usia atau yang berusia 60 tahun dianjurkan melakukan pemeriksaan kadar vitamin D.

Pemeriksaan ini bertujuan menegakkan diagnosis apabila memiliki gejala defisiensi vitamin d maupun kelebihan vitamin D seperti yang telah dijelaskan di atas.

Selain itu, tes kadar vitamin D juga direkomendasi untuk orang yang jarang terpapar sinar matahari dan tidak memperhatikan asupan nutrisi hariannya.

Pemeriksaan kadar vitamin D bisa dilakukan dengan mudah. Sahabat Pintar dapat mengakses Layanan Pemeriksaan Vitamin D Klinik Pintar.

Layanan ini dapat menyediakan jasa home service atau ke rumah dengan prosedur yang terstandarisasi dan sesuai protokol kesehatan. Layanan ini dapat digunakan untuk mengetahui kadar vitamin D dalam darah dengan mengukur kadar Vitamin D 25-OH.

Sumber:

  • Journal of Womens Health. 2022. Associations Between 25-Hydroxyvitamin D and Weight Gain in Elderly Women
  • Journal of Aging Research. 2022. Low Vitamin D and Its Association with Cognitive Impairment and Dementia
  • Aging Care. 2022. 5 Signs of Vitamin D Deficiency in the Elderly

Layanan Terkait

Lihat Semua
Home Service - Pemeriksaan Vitamin D

Home Service - Pemeriksaan Vitamin D

Layanan ke rumah
ke Rumah
Mulai dari

Rp 658.000