Skip to main
  • Blog
  • Mudah, Cek Gejala Tekanan Darah Tinggi Dengan Konsultasi Dokter Online

Mudah, Cek Gejala Tekanan Darah Tinggi Dengan Konsultasi Dokter Online

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan the silent killer. Arti dari the silent killer adalah penyakit ini diam-diam menyebabkan kematian tanpa muncul gejala sebelumnya.

Pada kebanyakan kasus, beberapa orang tidak mengetahui bahwa mereka mengidap gejala hipertensi. Karena ketidaktahuan tersebut, hipertensi yang dialami dapat memburuk tanpa diobati dengan tepat.

Sahabat Pintar perlu mengetahui apa saja gejala tekanan darah tinggi, faktor risikonya, serta penanganan tepat dengan cara konsultasi ke dokter dan cek kesehatan.

Sering Merasa Capek? Waspada Gejala Tekanan Darah Tinggi

Gejala tekanan darah tinggi sering disalahpahami oleh sebagian orang. Gejala yang sering muncul di antaranya:

  • Sakit kepala.
  • Mimisan.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Penglihatan buram.
  • Telinga berdengung.

Tekanan darah yang tidak terkendali juga dapat menyebabkan mual, muntah, rasa cemas, nyeri dada, dan tremor otot.

Sayangnya, gejala tersebut sering disalahpahami sebagai kondisi kelelahan biasa. Penyakit hipertensi dapat menyerang orang dewasa muda, terutama pada Sahabat Pintar yang memiliki gaya hidup tidak sehat, mengalami obesitas, dan sering lembur atau kurang istirahat.

Hipertensi yang tidak didiagnosis dan diobati, dapat menyebabkan stroke dan serangan jantung.

Bagaimana Tekanan Darah Tinggi Sebabkan Stroke?

Saat mengalami tekanan darah tinggi, beban kerja jantung Sahabat Pintar jadi bertambah banyak dan hal itu membuat pembuluh darah jadi rusak.

Pembuluh darah yang rusak akan menyempit dan membuat aliran darah yang membawa oksigen ke otak jadi berhenti mendadak. Ketika tidak mendapat oksigen dalam beberapa menit, fungsi dan sel-sel di otak akan berhenti sehingga terjadi stroke.

Selain itu, saat mengalami tekanan darah tinggi, jantung terus bekerja keras memompa darah ke seluruh tubuh. Karena dipaksa bekerja terlalu keras, pembuluh darah tak bisa lagi menahan tekanan tersebut dan akhirnya berisiko pecah.

Apabila pembuluh darah yang pecah berada di sekitar otak, maka organ vital tersebut tidak akan mendapatkan pasokan darah dan oksigen dalam jumlah cukup. Dampaknya, kondisi stroke kemungkinan besar tidak dapat dihindari.

Bagaimana Tekanan Darah Tinggi Sebabkan Serangan Jantung?

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Indonesia, tekanan darah tinggi yang terus terjadi dalam waktu lama akan menyebabkan munculnya plak di pembuluh darah. Plak tersebut dapat mempersempit pembuluh darah.

Normalnya, pembuluh darah harus bersih dari plak agar aliran darah yang membawa oksigen dapat mengalir lancar ke seluruh tubuh, terutama jantung.

Apabila plak di pembuluh darah pecah, serpihan plak dapat menyumbat aliran darah ke jantung. Aliran darah yang tersumbat dapat menyebabkan serangan jantung.

Segera Konsultasi ke Dokter dan Lakukan Pemeriksaan

Sahabat Pintar sering merasa kecapekan dan khawatir mengidap gejala tekanan darah tinggi? Lalu, apakah kerabat atau orang terdekat Sahabatt Pintar sering mengeluh mengalami pusing, jantung berdebar, dan badan lemas?

Dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Ketika konsultasi, dokter dapat mendiagnosis gejala serta memberikan pengobatan dan perawatan yang tepat.

Dokter juga dapat mengetahui gejala hipertensi saat menanyakan riwayat atau gejala kesehatan yang Sahabat Pintar alami.

Konsultasi dengan dokter spesialis tidak sulit. Sahabat Pintar dapat menggunakan Layanan Telekonsultasi Dokter Spesialis Klinik Pintar.

Dengan menggunakan layanan telekonsultasi Klinik Pintar, Sahabat Pintar tidak perlu menyambangi klinik atau rumah sakit.

Bagaimana caranya? Sahabat Pintar bisa mengakses Layanan Telekonsultasi Dokter Spesialis.

Ada tiga Dokter Spesialis PT Bundamedik yang siap membantu telekonsultasi kesehatan lewat video call, yakni:

  • Internist (Dokter Spesialis Penyakit Dalam)
  • Obgyn (Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan)
  • Pediatrician (Dokter Spesialis Anak)

Biaya layanan telekonsultasi lebih terjangkau bila dibandingkan dengan konsultasi langsung dengan ke rumah sakit.

Sumber:

  • Stroke.org. 2022. High Blood Pressure and Stroke
  • American Heart Association. 2022. Why High Blood Pressure is a "Silent Killer"
  • WHO. 2020. Hypertension
  • Kementerian Kesehatan Indonesia. 2022. Hipertensi, Penyakit Jantung, dan Pembuluh Darah.