Skip to main
  • Blog
  • Parents, Ini Cara Menurunkan Demam Pada Anak

Parents, Ini Cara Menurunkan Demam Pada Anak

Tag: Kesehatan

Ketika suhu tubuh anak naik, orangtua umumnya akan khawatir dan segera mencari cara menurunkan demam. Perlu diketahui, demam adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh anak sedang melawan infeksi.

Sistem kekebalan tubuh anak yang kuat dapat melawan infeksi dengan sendirinya di dalam tubuh. Kendati demikian, orangtua dapat melakukan beberapa hal untuk mengurangi demam serta meredakan ketidaknyamanan pada anak. Simak ulasannya berikut ini.

Tanda Demam Pada Anak

Suhu tubuh normal adalah 36-37 derajat Celsius. Kendati begitu, bayi dan anak kecil, umumnya memiliki suhu tubuh normal yang lebih tinggi, yakni antara 36,6-38 derajat Celsius.

Suhu tubuh tinggi yang termasuk kategori demam berada di atas 38 derajat Celsius. Selain itu, berikut tanda-tanda anak demam

  • Tubuh terasa lebih hangat
  • Tubuh mengeluarkan keringat
  • Gemetar dan menggigil
  • Nafus makan menurun
  • Rewel

Jika anak memiliki tanda-tanda di atas dan diduga demam, sebaiknya ortu mencoba mengukur suhu tubuh anak menggunakan termometer.

Cara Menurunkan Demam Pada Anak

Suhu anak di atas 38 derajat Celsius anak yang demam juga mungkin akan tampak lebih lemas, rewel, sering menangis, gelisah, susah tidur, hingga kurang mau makan atau minum.

Sebagai langkah pertolongan pertama, Bunda bisa melakukan beberapa hal berikut sebagai obat penurun demam alami:

1. Beri Kompres Hangat

Salah satu cara menurunkan demam adalah dengan memberikan kompres hangat.

Kompres hangat dapat membuat permukaan kulit menjadi panas. Nantinya, otak akan menangkap sinyal bahwa terjadi peningkatan suhu permukaan. Kompres hangat akan diserap pembuluh darah dan otak akan menurunkan suhu tubuh inti sehingga demam dapat menurun.

Ortu dapat memberikan kompres menggunakan kain bersih yang direndam di dalam air sedikit hangat selama 20–30 menit.

Letakkan kompres di dahi, dada, perut, atau ketiak saat anak sedang istirahat. Ganti kain kompres yang mengering dan cek suhu anak setiap 1-2 jam sekali.

2. Pakai Baju Berbahan Adem

Masih banyak yang percaya bahwa obat alami penurun demam adalah dengan memakai baju tebal supaya keringat lebih cepat keluar. Hal ini bukanlah cara menurunkan demam yang tepat.

Ortu dapat memberikan pakaian dengan bahan nyaman dan tidak tebal pada buah hati. Pasalnya, saat pakai baju atau selimut berbahan tebal, tubuh anak dapat terlalu panas sehingga sulit mengeluarkan panas tubuh. Dampaknya, demamnya sulit mereda.

Jika Si Kecil merasa meriang atau kedinginan, pakaikan pakaian yang nyaman dan dapat menyerap keringat, serta selimuti tubuhnya dengan selimut yang tipis.

3. Berikan Asupan Nutrisi yang Cukup

Saat si kecil demam, ia pastinya enggan mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Orangtua tidak boleh mengabaikan hal ini, ya. Tetap pastikan kebutuhan cairan dan nutrisi anak terpenuhi dengan baik supaya terhindar dari dehidrasi.

Apabila anak masih usia bayi, berikan ASI eksklusif lebih banyak dari biasanya. Jika anak sudah mengonsumsi MPASI atau makanan padat, jangan lupa berikan air putih dalam jumlah cukup.

Pemberian minuman mengandung cairan elektrolit juga diperbolehkan untuk anak usia 2 tahun ke atas agar tidak dehidrasi.

4. Memberikan Obat Penurun Demam

Orangtua juga bisa memberikan obat sebagai cara menurunkan demam. Obat yang diberikan bisa berupa paracetamol.

Perlu diperhatikan, berikan dosis obat sesuai dengan berat badan dan usia anak. Cek tabel obat untuk menemukan panduan dosis yang tepat.

Tidak disarankan memberikan obat demam pada bayi dengan usia kurang dari 3 bulan tanpa anjuran dari dokter.

5. Telekonsultasi dengan Dokter

Untuk memastikan perawatan demam anak berjalan baik, ortu juga dapat melakukan telekonsultasi dengan dokter. Saat konsultasi online dengan dokter, orangtua dapat menjelaskan kondisi anak dengan detail, seperti suhu tubuh, gejala yang dialami anak selain demam, serta lainnya.

Dokter dapat memberikan penanganan sementara dan meresepkan beberapa obat-obatan sebagai cara menurunkan panas tubuh anak.

Orangtua bisa mengakses layanan telekonsultasi dokter spesialis anak dari Klinik Pintar. Konsultasi online dapat dilakukan di rumah melalui video call.

Baca Juga:

Sumber:

  • Kidshealth. 2022. Fevers
  • WebMD. 2022. What to Do When Your Kid Has a Fever

Konsultasi Kesehatan dengan Dokter Spesialis