Skip to main
  • Blog
  • Tips Memilih Supplier Perbekalan Farmasi untuk Apotek

Tips Memilih Supplier Perbekalan Farmasi untuk Apotek

Tag: Klinik, Farmalkes

Salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika menjalankan bisnis apotek adalah menentukan perbekalan farmasi atau pengadaan obat dan alat kesehatan yang tepat.

Perlu bagi pemilik dan jajaran manajemen klinik untuk memastikan stok obat-obatan tersedia cukup dan sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat.

Tidak dimungkiri, semenjak pandemi, kebutuhan obat dan vitamin di rumah semakin meningkat. Masyarakat pun semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan persiapan pengobatan mandiri di kala sakit.

Oleh sebab itu, penting bekerja sama dengan penyedia pengadaan farmasi dengan produk berkualitas dan mutu terbaik.

Tips Memilih Penyedia Pengadaan Obat dan Alat Kesehatan

Ada beberapa faktor yang perlu pemilik bisnis apotek perhatikan ketika hendak bekerja sama dengan penyedia perbekalan farmasi.

Bila tidak dipertimbangkan secara seksama atau jeli, hal ini berisiko menyebabkan kerugian pada bisnis. Ini faktor serta tips yang harus diperhatikan.

1. Kualitas Produk Terjamin

Prioritas utama saat memilih perbekalan farmasi adalah kualitas produk obat dan alat kesehatan.

Sebelum bekerja sama dengan perusahaan pengadaan obat, pastikan produk yang disediakan memiliki label Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Jika produk yang ditawarkan tidak terdaftar di BPOM, Anda bisa mempertimbangkan ulang untuk bekerja sama dengan penyedia pengadaan alkes dan obat tersebut.

Mempertimbangkan faktor kualitas juga bertujuan menjaga konsistensi dan reputasi apotek di masyarakat.

2. Punya Rekam Jejak yang Baik

Jangan tergesa-gesa saat memilih distributor obat dan alkes. Pastikan Anda melakukan research terlebih dahulu mengenai rekam jejak perusahaan perbekalan farmasi. Cari tahu lewat review di internet, dari sesama rekan bisnis apotek, forum jual beli, komunitas, dan lain sebagainya

Apabila penyedia pengadaan obat memiliki riwayat ulasan positif melalui ulasan dari beberapa klien yang telah bekerjasama sebelumnya, Anda bisa melanjutkan untuk bekerja sama. Namun jika track record-nya buruk, sebaiknya pertimbangkan ulang.

3. Lihat Konsistensi untuk Jangka Panjang

Penting untuk penyedia perbekalan farmasi yang dapat bekerja sama dalam kurun waktu cukup panjang.

Di samping itu, perlu dipastikan pula kemampuan supplier atau distributor dalam menyediakan obat dan alkes. Tujuannya agar stok produk obat dan alkes tidak mengalami kekurangan dan mempermudah apotek saat melakukan restocking produk.

4. Harganya Murah dan Cocok

Selanjutnya, Anda perlu mempertimbangkan penawaran harga yang diberikan oleh penyedia farmasi atau pengadaan obat dan alkes.

Tak dimungkiri, tujuan bisnis adalah mendapatkan keuntungan yang maksimal. Maka itu, penting untuk bekerja sama dan mendapatkan penawaran harga yang cocok dari perusahaan perbekalan farmasi.

5. Memiliki Customer Service

Penting untuk memilih penyedia pengadaan farmasi yang memiliki customer service dengan respons cepat. Tujuannya mengantisipasi adanya kendala dalam proses pengiriman obat, pengembalian obat, dan pada kualitas produk itu sendiri.

Customer service dapat membantu menemukan solusi dan menyelesaikan masalah dari pusat penyedia perbekalan farmasi.

6. Garansi

Selain itu, pastikan bahwa supplier memiliki garansi terhadap produk obat dan alat kesehatan.

Garansi menggambarkan jaminan bahwa produk tersebut tidak rusak atau sesuai dengan yang diharapkan oleh konsumen.

7. Punya Kebijakan Pengembalian Produk

Karena produk dalam bisnis apotek berisiko mengalami kerusakan atau kegagalan, pemilik apotek perlu mempelajari detail kebijakan pengembalian produk yang berlaku.

Pada beberapa kasus, produk yang dikirimkan oleh penyedia perbekalan farmasi mengalami kerusakan atau cacat. Bila demikian, perlu dilakukan pengembalian produk.

Oleh sebab itu, pemilik atau manajemen apotek wajib mengetahui aturan atau kebijakan ini sebelum melakukan kerja sama.

Mempelajari dan memahami kebijakan pengembalian produk dengan saksama turut mencegah risiko kerugian ke depannya.

Baca Juga:

Sumber:

  • Jurnal Sains, Teknologi dan Industri. 2022. Pemilihan Supplier Obat yang tepat dengan Metode Simple Additive Weighting
  • Drug Distribution and Control: Procurement–Guidelines. 2022. ASHP Guidelines for Selecting Pharmaceutical Manufacturers and Suppliers