Skip to main

Apa Itu Penyakit Strain Rhomboid? Kenali Gejala, Penyebab, dan Perawatannya

Belakangan ini, video Zee JKT 48 yang mengalami strain rhomboid viral di media sosial TikTok. Pemilik nama lengkap Azizi Shafaa Asadel tersebut mengungkapkan bahwa dirinya tiba-tiba mengalami sesak pada bagian kiri karena cedera.

Strain rhomboid yang ia alami terasa sangat sakit sehingga membuatnya sulit untuk duduk dan berbaring. Lantas, apa itu penyakit strain rhomboid? Yuk simak penjelasan lengkapnya!

Konsultasikan Segera

Apa Itu Strain Rhomboid?

Menurut dr. Nadia Devianca Sp. N, Dokter Spesialis Saraf dari Klinik Saraf Neuro Care by Klinik Pintar, strain rhomboid adalah kondisi di mana otot rhomboid mengalami ketegangan berlebihan sehingga menyebabkan ketidaknyamanan.

Rhomboid adalah salah satu otot yang terletak di punggung atas dan bagian tengah, baik kanan maupun kiri. Jadi apabila kamu mengalami gejala berupa nyeri di area tersebut, bisa jadi kamu mengalami penyakit strain rhomboid.

Otot rhomboid ini berfungsi sebagai penghubung tulang belikat dengan tulang rusuk dan tulang belakang, serta berperan dalam menjaga postur tubuh yang baik.

Gejala Strain Rhomboid

Image - Gejala Strain Rhomboid.jpg Ketika otot rhomboid mengalami cedera, kamu mungkin akan merasakan beberapa gejala berikut ini:

  • Nyeri pada area punggung atas, terutama di antara tulang belikat dan tulang belakang
  • Kekakuan pada otot dan area sekitarnya sehingga tubuh sulit untuk digerakkan
  • Pembengkakan atau peradangan pada area punggung atas dan bahu
  • Kulit di area sekitar otot menjadi lebih sensitif atau terasa lebih nyeri jika disentuh
  • Muncul rasa nyeri atau ketidaknyamanan saat bernapas

Penyebab Strain Rhomboid

Lalu, apa yang menyebabkan strain rhomboid sehingga kamu sulit untuk beraktivitas? Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab strain rhomboid.

1. Postur Tubuh yang Buruk

Salah satu penyebab terjadinya strain rhomboid yakni karena postur tubuh yang buruk. Misalnya ketika duduk atau berdiri dengan posisi yang tidak benar secara terus-menerus sehingga mengakibatkan tekanan berlebihan pada otot rhomboid.

Jadi, otot pun mengalami ketegangan dan regangan yang memicu munculnya rasa sakit.

Baca Juga:

2. Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer

Jika kamu duduk terlalu lama di depan komputer atau bekerja dalam posisi duduk yang tidak ergonomis, hal ini juga dapat menyebabkan strain rhomboid.

Posisi duduk membungkuk ke depan, menggantungkan bahu, atau tidak mendukung punggung bawah dengan baik, dapat mengakibatkan otot rhomboid bekerja lebih keras untuk menjaga postur yang benar.

Apalagi, jika duduk yang terlalu lama dilakukan tanpa aktivitas peregangan. Ini dapat membuat otot-otot di daerah punggung atas menjadi kaku dan tegang, yang dapat meningkatkan risiko peregangan berlebih atau mengalami robekan kecil.

3. Olahraga atau Melakukan Peregangan dengan Gerakan yang Salah

Kemungkinan penyebab terjadinya strain rhomboid selanjutnya yaitu karena melakukan olahraga dengan gerakan yang salah. Ketika kamu melakukan gerakan yang berulang tanpa istirahat yang cukup, hal ini dapat menyebabkan overuse atau penggunaan berlebihan pada otot rhomboid.

Akibatnya, terjadi kelelahan otot dan kemungkinan regangan yang menyakitkan. Tidak hanya gerakan, penggunaan peralatan yang tidak sesuai atau tidak pas juga dapat memengaruhi teknik dan gerakan yang benar dalam olahraga.

Jadi, sebaiknya perhatikan jenis olahraga dan gerakannya dengan tepat agar tubuh kamu tetap aman.

4. Cedera atau Trauma

Ketika terjadi cedera atau trauma pada otot rhomboid, otot tersebut dapat mengalami ketegangan yang berlebihan atau regangan yang dapat mengakibatkan rasa sakit, ketidaknyamanan, dan kemungkinan kerusakan pada serat ototnya.

Cedera atau trauma ini dapat mencakup berbagai situasi seperti jatuh, benturan keras, kecelakaan, atau aktivitas yang menyebabkan tekanan berlebih pada otot rhomboid.

5. Mengangkat Beban Berat

Mengangkat beban berat dengan teknik yang salah tanpa pemanasan yang memadai juga dapat menyebabkan strain atau regangan otot rhomboid. Saat mengangkat beban berat, terutama jika tidak menggunakan teknik yang benar, kamu dapat memberi tekanan ekstra pada otot-otot di daerah punggung atas dan bahu, termasuk pada otot rhomboid.

Konsultasikan Segera

Cara Mengatasi Strain Rhomboid

Bagaimana ya, cara mengatasi strain rhomboid agar kamu bisa kembali beraktivitas dengan nyaman? Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.

1. Istirahat

Salah satu cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi strain rhomboid adalah dengan memperbanyak istirahat. Jadi, hindari aktivitas yang memicu rasa sakit atau ketidaknyamanan di daerah tersebut. Dengan istirahat yang cukup, otot tubuh kamu bisa melakukan proses pemulihan secara alami.

2. Terapi Fisik

Jika cedera cukup serius, dokter saraf atau fisioterapis dapat merekomendasikan terapi fisik untuk membantu kamu sembuh dari strain rhomboid. Terapi ini dapat mencakup latihan penguatan dan peregangan yang dirancang khusus untuk membantu memulihkan otot rhomboid.

3. Kompres Dingin

Penggunaan kompres dingin atau es dapat membantu mengatasi strain rhomboid pada tahap awal cedera. Hal ini dapat mengurangi pembengkakan dan meredakan rasa sakit.

Caranya cukup mudah:

  • Kamu dapat menggunakan es batu yang dibungkus dengan kain tipis atau handuk bersih. Selain itu, ada juga produk es khusus yang dapat dibeli di toko yang dirancang untuk penggunaan medis
  • Letakkan es dalam kain tipis atau handuk sehingga tidak langsung bersentuhan dengan kulit, ya
  • Lakukan kompres dingin di daerah yang terluka atau bengkak selama 15-20 menit
  • Hindari melakukan kompres dingin terlalu lama dan jangan menekan es terlalu kuat pada daerah yang terluka, karena ini dapat meningkatkan ketidaknyamanan

4. Obat Penghilang Rasa Sakit

Menggunakan obat penghilang rasa sakit tanpa resep yang bisa kamu dapatkan di apotek seperti ibuprofen atau acetaminophen juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan otot rhomboid.

Namun, pastikan untuk mengikuti petunjuk dosis yang disarankan pada label atau konsultasikan dengan dokter agar penggunaannya tepat. Itulah penjelasan lengkap seputar strain rhomboid. Jika kamu mengalami rasa sakit yang semakin parah, segera hubungi dokter saraf untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Kamu dapat mengunjungi Neuro Care by Klinik Pintar yang terletak di Jl. Wijaya I no. 1 Petogogan Kebayoran Baru Jakarta Selatan DKI Jakarta. Perawatan Neuro Care by Klinik Pintar ditangani oleh dokter saraf terbaik dan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan yang modern, aman, dan nyaman.

Jadi, kamu bisa mengatasi masalah terkait saraf sehingga dapat kembali beraktivitas secara nyaman.

Sumber:

Healthline. Identifying, Treating, and Preventing Rhomboid Muscle Pain.

Athlete’s Choice Massage. Unleashing Your Upper Back: Effective Treatments for Rhomboid Major Injuries.

WebMD. What to Know About Rhomboid Muscle Pai

Amankan Jadwal Anda di Klinik